Puting Beliung Hantam Kabupaten Ciamis

NUR HANDOKO/"PRLM"
NUR HANDOKO/"PRLM"
BUPATI Ciamis Engkon Komara meninjau pabrik kerupuk milik Oman yang bagian atapnya hancur diterjang angin puting beliung di Desa Wanasigra, Kecamatan Sindangkasih, Rabu (26/10)



Hujan disertai angin puting beliung melanda tiga kecamatan di wilayah tatar Galuh Ciamis, Selasa (25/10) petang. Peristiwa tersebut mengakibatkan sedikitnya sembilan puluh rumah rusak.

Ketiga kecamatan yang dilanda angin puting beliung yaitu Kecamatan Panjalu, Sadananya dan Sindangkasih. Selain itu juga memorakporandakan dua pabrik kerupuk milik H. Man dan H. Maman serta kandang sapi milik Kelompok ternak Nereus Honje, Desa Wanasigra, Kecamatan Sindangkasih.

Hingga Rabu (26/10) warga dibantu anggota Kodim 0613/Ciamis dan Polres Ciamis , bahu membahu membersihkan puing-puing genteng yang jatuh, serta menyingkirkan pohon tumbang yang menimpa rumah penduduk.

Menurut Iskandar (34) warga Sindangkasih, sebelum datang badai sekitar pukul 16.30 WIB , cuaca sangat panas dan tidak ada tanda-tanda bakal turun hujan. "Cuaca panas atau mendung, mendadak turun hujan lebat disertai tiupan angin sangat kencang," ungkapnya.

Kuatnya tiupan angin, lanjutnya, beberapa pohon tumbang, genting beterbangan "Bahkan kandang sapi yang ada di perawahan juga ambruk. Beruntung sapinya selamat," tuturnya

Warga lainnya, H. Oman pemilik pabrik kerupuk mengatakan akibat puting beling, seluruh genteng jatuh. Ia memperkirakan kerugiannya mencapai Rp 50 juta. "Tidak hanya pabrik yang atapnya runtuh, bahan baku kerupuk juga hancur," ungkapnya.

Sementara Bupati Ciamis Engkon Komara didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ciamis, Odanng Wijaya mengatakan bahwa tatar galuh Ciamis merupakan daerah rawan bencana. Selain angin puting beliung yang biasanya muncul pada masa pancaroba, juga tanah longsor dan banjir. "Kami ikut prihatin terhadap warga yang rumahnya rusak kena bencana," tutur Engkon saat meninjau lokasi bencana.
Mengantisipasi jatuhnya korban, ia minta agar masyarakat lebih meningkatka kewaspadaan. Terutama untuk warga yang tinggal di kawasan rawan longsor. "Lebih baik selalau siaga daripada terlambat mengambil tindakan antisipasi. Memang ada korban jiwa, bukan tertimpa rumah tetapi jatuh dari pohon aren," ungkapnya.

sumber : pikiran-rakyat

0 Comment "Puting Beliung Hantam Kabupaten Ciamis"

Poskan Komentar

Thank you for your comments